Festival Ramadan Al-A’zhom Perkuat Ekonomi Kreatif dan Syiar Islam di Kota Tangerang

Date:

TANGERANG – Kemeriahan bulan suci Ramadan di Kota Tangerang semakin terasa dengan kehadiran Festival Ramadan Al-A’zhom yang berpusat di halaman Masjid Raya Al-A’zhom. Kegiatan tahunan ini berhasil menarik perhatian ribuan warga yang datang tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk menikmati suasana festival yang kental dengan nilai-nilai religius dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang merancang acara ini sebagai pusat aktivitas warga yang mengintegrasikan nilai spiritual dengan geliat ekonomi lokal.

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menegaskan bahwa Festival Ramadan Al-A’zhom memegang peranan vital melampaui sekadar agenda seremonial tahunan. Pemerintah memproyeksikan festival ini sebagai wadah strategis untuk melakukan syiar Islam secara lebih luas dan inklusif. Selain itu, keterlibatan aktif para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan festival ini sebagai mesin penggerak ekonomi kreatif yang nyata bagi warga sekitar. Maryono menyampaikan bahwa pemerintah ingin menghadirkan kegembiraan Ramadan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Strategi Syiar Islam Melalui Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Pemerintah Kota Tangerang secara cerdas memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Dengan memberikan ruang bagi UMKM di area festival, terjadi perputaran modal yang sehat di lingkungan sekitar Masjid Raya Al-A’zhom. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa tempat ibadah dapat menjadi pusat peradaban yang mendukung kesejahteraan umat. Pengunjung dapat menemukan berbagai produk, mulai dari kuliner khas berbuka puasa hingga pakaian muslim berkualitas tinggi.

  • Penyediaan ratusan booth UMKM yang menawarkan produk lokal unggulan Kota Tangerang.
  • Penyelenggaraan kajian rutin dan perlombaan religius untuk meningkatkan literasi keagamaan generasi muda.
  • Fasilitas area bermain anak yang edukatif guna menarik minat keluarga berkunjung ke area masjid.
  • Integrasi layanan perizinan dan pembayaran pajak keliling untuk mempermudah pengunjung festival.

Daya Tarik Masjid Raya Al-A’zhom Sebagai Ikon Wisata Religi

Masjid Raya Al-A’zhom, dengan keunikan kubah raksasanya yang tanpa tiang penyangga, tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dari dalam maupun luar kota. Arsitektur megah ini memberikan pengalaman spiritual yang berbeda saat pengunjung berpartisipasi dalam rangkaian festival. Panitia penyelenggara terus berupaya menjaga kebersihan dan kenyamanan area agar syiar Islam dapat berjalan secara maksimal di tengah hiruk-pikuk aktivitas ekonomi.

Selain aspek fisik, festival ini juga memperkuat hubungan sosial antarwarga. Masyarakat dapat melihat bagaimana tradisi Ramadan tetap terjaga di tengah modernitas kota. Informasi mengenai agenda kegiatan lengkap dapat dipantau melalui portal resmi Pemerintah Kota Tangerang guna memudahkan warga dalam merencanakan kunjungan mereka. Kesinambungan antara acara tahun lalu dan tahun ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga tradisi positif ini.

Panduan Berkunjung ke Festival Ramadan Al-A’zhom bagi Warga

Bagi Anda yang berencana mengunjungi Festival Ramadan Al-A’zhom, terdapat beberapa tips penting untuk meningkatkan kenyamanan selama berada di lokasi. Mengingat tingginya antusiasme warga, pengelolaan waktu kunjungan menjadi faktor kunci. Analisis menunjukkan bahwa puncak kepadatan terjadi menjelang waktu berbuka puasa dan setelah salat Tarawih.

  • Gunakan transportasi publik atau moda transportasi daring untuk menghindari keterbatasan lahan parkir di sekitar kawasan masjid.
  • Bawa kantong belanja ramah lingkungan sendiri untuk mendukung kampanye bebas plastik yang digaungkan pemerintah kota.
  • Datanglah lebih awal, sekitar pukul 16.00 WIB, untuk mengeksplorasi ragam kuliner UMKM tanpa harus berdesakan.
  • Manfaatkan aplikasi Tangerang LIVE untuk memantau arus lalu lintas dan agenda harian festival secara real-time.

Festival Ramadan Al-A’zhom bukan hanya tentang kemeriahan sesaat, melainkan tentang bagaimana membangun identitas kota yang harmonis antara tradisi, agama, dan kemajuan ekonomi. Kesuksesan acara ini diharapkan mampu menginspirasi wilayah lain untuk mengemas kegiatan keagamaan menjadi sesuatu yang produktif dan bermanfaat luas bagi masyarakat.

Share post:

Berlangganan

spot_imgspot_img

Populer

More like this
Related

Polisi Perketat Perbatasan Bali Cari WNA Ukraina Ihor Komarav yang Diduga Diculik

DENPASAR - Aparat kepolisian di wilayah hukum Bali bergerak...

Iran Kecam Pernyataan Mike Huckabee Terkait Ambisi Dominasi Israel di Timur Tengah

TEHERAN - Pemerintah Iran melalui Kementerian Luar Negeri meluncurkan...

Rudal Balistik Rusia Hantam Kyiv Menjelang Peringatan Empat Tahun Invasi

KYIV - Eskalasi konflik bersenjata di Eropa Timur kembali...

Pakistan Lancarkan Serangan Udara ke Afghanistan Picu Ketegangan Diplomatik di Asia Selatan

KHOST - Pakistan meluncurkan serangkaian serangan udara lintas batas...